Pagar Rumah Minimalis

Memiliki pagar rumah minimalis saat ini sudah menjadi tren di masyarakat perkotaan. Pagar seperti ini tidak saja bermanfaat untuk efisiensi ruang, namun juga murah dalam hal perawatannya. Pagar, sebagai salah satu ornamen rumah yang berfungsi untuk menjaga wilayah penghuni dengan wilayah luar dan tetangga, kerap dijadikan sebagai salah satu penghias rumah itu sendiri. Beberapa orang yang rumahnya besar dan megah pun terkadang memasang pagar sederhana dan minim dari ukiran dan ornamen lainnya. Asalkan bisa melindungi pemiliknya dari gangguan luar seperti kriminalitas, maka pagar memang tidak terlalu menjadi perhatian utama dalam mempercantik tampilan rumah.

Untuk membangun pagar rumah minimalis, tentunya dibutuhkan konsep dan rancangan gambarnya terlebih dahulu. Pagar minimalis bukan berarti pagar yang dikerjakan asal jadi saja, namun tetap dirancang secara cermat dengan permainan visual yang juga menarik meski tidak berarti eye catching. Rumah dengan pagar seperti ini umumnya juga dibangun secara minimalis. Jarang terjadi rumah sederhana namun pagarnya sangat mewah dan modern karena hanya akan menghasilkan desain yang bertabrakan. Rumah akan ‘tenggelam’ dalam kemegahan pagarnya sendiri.

Banyak perajin pagar rumah minimalis yang beroperasi di berbagai tempat. Mereka umumnya berada di titik-titik yang di sana selalu ada pembangunan. Misalnya di dekat kompleks perumahan, lahan kosong, kota mandiri, atau bahkan daerah industri. Adapun konsumennya berasal dari individu hingga perusahaan. Umumnya antara satu perajin dengan perajin lainnya memiliki desain pagar yang hampir sama. Oleh karena itu, jika Anda menginginkan konsep minimalis yang baru untuk rumah Anda, disarankan untuk meminta arsitektur atau desainer landscape Anda untuk membuatkan beberapa alternatif gambar. Pilihlah yang paling realistis harganya dan mudah perawatannya.

Pagar rumah minimalis, Pagar besi minimalis, Harga pagar rumah minimalis, Harga pagar minimalis, Model pagar rumah minimalis

Sebenarnya antara pagar rumah minimalis dan pagar rumah modern sama-sama berfungsi untuk mempercantik penampilan rumah dari luar. Bedanya, pagar modern memiliki desain yang lebih terpadu, rumit dan bahkan dibuat dari bahan yang mahal. Berbeda dengan pagar minimalis yang desainnya sederhana, terkesan polos, dan tidak memiliki detail yang rumit. Jika seseorang menyukai kesan mewah dari rumahnya, desain modern bisa dijadikan pilihan dalam membuat pagar. Sebaliknya, jika penghuninya hanya butuh pagar sebagai pembatas dan pelindung, desain minimalis dapat dijadikan opsinya. Hanya saja, meski minimalis, tetap harus mengutamakan unsur-unsur estetika yang ada dalam sebuah bangunan.

Untuk apa memiliki pagar rumah minimalis? Jawaban sederhananya adalah agar calon pemiliknya bisa melakukan efisiensi anggaran dan bisa mengalihkan ke hal yang lebih penting. Misalnya, meski pagarnya sederhana, tapi atapnya terbuat dari genteng kualitas unggul sehingga aman dari goncangan dan benturan benda keras. Atau karena penghuni rumah tidak terlalu mempedulikan keindahan dari tampilan rumah, ia lebih memilih mengalokasikan uangnya untuk membangun rumah dari rangka atap baja ringan dibandingkan kayu. Tidak heran bila rumah-rumah minimalis, baik bangunan maupun pagarnya, umumnya tahan terhadap gempa dan dindingnya kokoh terhadap goncangan.

Pagar rumah minimalis juga sangat mudah perawatannya dan tidak membutuhkan usaha yang keras sebagaimana merawat pagar modern. Apalagi jika pemilik rumah berani menggunakan bahan yang berkualitas dan anti lumut. Bambu bisa dijadikan pilihan untuk pagar minimalis, namun jangan lupa pula beberapa bahan yang memang sangat rapuh jika digunakan sebagai pelindung dari kriminalitas. Jadi, memilih pagar minimalis harus tetap memperhatikan unsur keamanan dan kenyamanannya juga, tanpa menghilangkan sisi estetikanya.

Pagar rumah minimalis, Pagar besi minimalis, Harga pagar rumah minimalis, Harga pagar minimalis, Model pagar rumah minimalis